News

Netty Bicara Soal "Perempuan Berdaya" Dalam Peringatan Hari Ibu 2017

Tue, 02 January 2018 01:44 WIB By Musgesat

BANDUNG, (PRFM) – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan membahas soal “perempuan berdaya” dalam acara puncak peringatan hari ibu tahun 2017 bertajuk talkshow bincang perempuan di area Museum Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/12/2017).

Di hadapan para perempuan hebat yang bekerja di lingkungan Pemprov Jabar dan tamu undangan lainnya, Netty mengungkapkan “perempuan berdaya” merujuk pada indikator pembangunan yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu indeks keberdayaan yang ditetapkan dalam indeks pembangunan gender.

Ia menerangkan, sebenarnya indeks pembangunan gender sama saja dengan indeks pembangunan manusia. Namun bedanya hanya dalam pemilahan jenis kelamin sehingga kualitas pendidikan ataupun kesehatan dan indikator lainnya antara laki-laki dan perempuan dipisahkan.

“Misalnya partisipasi anak-anak yang sekolah tingkat SMA masih rendah. Nah kita lihat di kelompok yang mana? Apa alasannya? Jika di gender perempuan, kita lihat lagi apa alasannya,” kata Netty kepada Radio PRFM seusai menjadi pembicara dalam talkshow tersebut.

Selanjutnya, Netty mengungkapkan alasan indeks pembangunan gender yang dinilai menjadi indikator keberhasilan pembangunan. Salah satunya ia mencontohkan, saat ini sudah banyak perempuan yang masuk ruang-ruang strategis di legislatif maupun yudikatif. Dengan begitu ke depannya ia berharap produk-produk kebijakan yang dilahirkan dalam bentuk undang-undang lebih banyak yang ramah anak dan perempuan.

“Selain itu berapa banyak juga perempuan yang menguasai sumber-sumber perekonomian sehingga saat berdaya secara ekonomi minimal angka gizi buruk itu menurun, dan kecil kemungkinan anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah,” sambung Netty.

Netty menginginkan, wajah-wajah perempuan Jawa Barat umumnya di Indonesia adalah wajah yang berdaya dan tampil sebagai problem solver. Dengan begitu Netty pun memprediksi angka defisit pembangunan nantinya bisa ditekan.

http://prfmnews.com/berita.php?detail=netty-bicara-soal-perempuan-berdaya-dalam-peringatan-hari-ibu-2017