Event

KULINER SEBAGAI TUJUAN WISATA

Post Thu, 03 May 2018 03:15 WIB

     Kelas Literasi dengan tema “Kuliner sebagai Tujuan Wisata” ini membuka cukup banyak pengetahuan unik tentang sejarah kuliner serta berbagai kemungkinan pengemasan kuliner sebagai paket-paket wisata. Materi yang diberikan oleh Ibu Ayu Nurwitasari, seorang dosen dan peneliti kuliner Indonesia, berhasil memancing banyak pertanyaan dari para peserta yang hadir.  
 
      Ada sekitar 25 orang peserta yang datang dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi yang berbeda. Kelas Literasi kali ini menyatukan mereka semua dalam satu bahasan yang ternyata bisa lebih serius dari yang diduga. Ibu Ayu bahkan sudah pergi ke banyak tempat di pelosok Indonesia untuk meneliti keberadaan kuliner lokal beserta sejarahnya dan kemungkinan pengemasannya sebagai tujuan wisata. 

     Salah satu pengalaman unik yang diceritakan adalah kunjungannya ke Pulau Tomia di Sulawesi Tenggara. Di sebuah kampung ada seorang tua, biasa dipanggil Pak Tua, yang berinisiatif mengelola cara-cara pemanfaatan ikan laut yang cukup melimpah agar tidak habis karena dikonsumsi atau diperjualbelikan. Pak Tua membuat Bank Ikan di salah satu sudut perairan Tomia dan membuat aturan pengambilan dan pemanfaatan untuk seluruh kampung. 
 
     Selama diskusi berlangsung, Ibu Ayu juga memaparkan banyak hal yang berkaitan dengan makanan dari segi teoretisnya. Hal-hal menarik yang dibahas oleh Ibu Ayu di antaranya: penekanan kuliner sebagai identitas suatu budaya, pengelolaan kuliner sebagai kekuatan ekonomi, potensi gastronomi kuliner lokal sebagai sebuah kajian dan atraksi pariwisata, serta potensi besar kuliner Indonesia secara umum. Sebagai penutup, narasumber menekankan pentingnya kerja kolektif dan kooperasi antara berbagai pihak terkait jika ingin memaksimalkan potensi kuliner di Indonesia.